Pencarian

Melinda Gates Tak Investasi di Startup Putrinya, Phia Tetap Cari Dana Mandiri

Kamis, 24 September 2026 • 10:02:01 WIB
Melinda Gates Tak Investasi di Startup Putrinya, Phia Tetap Cari Dana Mandiri
Melinda French Gates memilih tidak berinvestasi di perusahaan rintisan putrinya, Phia.

LINKARFAKTA.COM — Melinda French Gates memilih tidak menanamkan modal di perusahaan rintisan putrinya, Phia, meski memiliki kemampuan finansial untuk itu. Keputusan tersebut sejalan dengan kesepakatan dirinya dan Bill Gates untuk mendidik anak-anak tanpa warisan kekayaan ekstrem. Phoebe Gates, pendiri Phia, harus melalui proses penggalangan dana secara mandiri seperti founder startup lainnya.

Alasan Melinda Gates Menolak Investasi di Phia

Dalam acara Power of Women's Sports Summit tahun lalu, Melinda menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk tidak berinvestasi di perusahaan milik putrinya. Ia menegaskan bahwa Phoebe mendapatkan modal bukan karena koneksi atau pengaruhnya sebagai ibu.

"Dia mendapatkan modal bukan karena koneksi saya, bukan karena saya. Saya tidak mau menanamkan uang di sana," ujar Melinda, dikutip dari Times of India.

Melinda ingin putrinya merasakan sendiri proses penggalangan dana, termasuk kemungkinan ditolak oleh investor. Menurutnya, jika bisnis tersebut memang nyata dan layak, pihak lain seharusnya bersedia mendukungnya tanpa campur tangan orang tua.

"Itulah yang saya katakan padanya. Dia belajar dan berkembang dari pengalaman ini," lanjutnya.

Kesepakatan Bill Gates dan Melinda soal Warisan

Pendekatan Melinda sejalan dengan keputusan yang pernah disampaikan Bill Gates. Founder Microsoft itu menyatakan bahwa anak-anaknya akan mewarisi kurang dari 1% dari total kekayaannya setelah ia meninggal dunia.

Gates berpendapat memberikan warisan yang sangat besar kepada anak-anak belum tentu bermanfaat. Ia meyakini mereka sebaiknya meniti jalan hidup sendiri dan membangun karier dari awal.

Keputusan Melinda untuk tidak berinvestasi langsung di perusahaan Phoebe didasarkan pada prinsip serupa. Alih-alih menggunakan kekayaan atau koneksi pribadinya untuk membantu mendapatkan pendanaan, ia ingin putrinya membangun perusahaan tersebut secara mandiri.

Profil Phia, Startup Putri Bill Gates

Phoebe Gates meluncurkan aplikasi belanja pada 24 April tahun lalu. Perusahaan rintisan teknologi bernama Phia ini ia jalankan bersama teman sekamarnya di Stanford, Sophia Kianni.

Phia adalah platform yang membandingkan harga pakaian di lebih dari 40.000 situs web. Fitur ini memungkinkan pembeli mencari penawaran terbaik sebelum melakukan transaksi.

Pada April 2025, Phoebe Gates yang saat itu berusia 22 tahun mengungkapkan bahwa orang tuanya tidak mengizinkannya keluar dari Stanford untuk membangun startup. Keputusan itu berbeda dengan jalan yang ditempuh Bill Gates saat mendirikan Microsoft puluhan tahun lalu.

Konteks Pendidikan Keluarga Gates

Pendekatan Bill Gates dan Melinda French Gates mencerminkan pola pendidikan yang menekankan kemandirian finansial. Keduanya sepakat bahwa kekayaan ekstrem tidak otomatis menjadi warisan yang baik untuk anak-anak mereka.

Bagi pelaku startup di Indonesia, kisah Phia menunjukkan bahwa akses ke modal tetap menjadi tantangan tersendiri, bahkan bagi founder dengan latar belakang keluarga terkemuka. Proses penggalangan dana yang dilalui Phoebe mencerminkan dinamika yang dihadapi banyak founder muda di ekosistem teknologi global.

Sumber: inet.detik.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks