LINKARFAKTA.COM — Pasar Jambu Dua di Jl. A. Yani No.1, Bantarjati, Kota Bogor, bertransformasi dari pasar induk konvensional menjadi Pasar Bersih Jambu Dua dengan sentra kuliner di lantai 2. Kawasan ini buka setiap Senin hingga Minggu pukul 08.00–20.00 WIB dan kini menampung 184 tenant, dari mi kolagen sampai photobooth. Dalam sehari, sekitar 1.500 pengunjung datang ke sini.
Pasar Jambu Dua menempati bangunan yang dulunya pasar induk konvensional. Kini namanya berganti menjadi Pasar Bersih Jambu Dua, memadukan pasar basah modern di lantai 1 dan sentra kuliner di lantai 2. Kepala Unit Pasar Jambu Dua, Iwan Arief, menyebut perubahan ini berawal dari satu pedagang yang nekat berjualan di tempat yang semula direncanakan untuk kelontong.
Dari Bakmi Posar ke 184 Tenant
Iwan Arief menuturkan, pada Mei 2026 seorang pedagang bernama Bakmi Posar masuk dan memberanikan diri berjualan mi ayam di area yang sebetulnya direncanakan buat kelontong. Langkah itu menular. Bakso Malang menyusul, lalu Mi Kolagen.
"Jadi di bulan Mei 2026, ketika ada satu namanya Bakmi Posar itu masuk memberanikan diri berjualan mi ayam di tempat yang sebetulnya direncanakan buat kelontong. Itu menular, diikuti ada Bakso Malang, kemudian ada Mi Kolagen," ujar Iwan Arief kepada detikTravel, Selasa (22/9/2026).
Dalam kurun waktu sekitar lima bulan, jumlah tenant di lantai 2 Pasar Jambu Dua mencapai 184. Isinya bukan cuma makanan. Ada tenant yang menawarkan ruang photobooth, berjualan sepatu, barang fashion, hingga toko emas.
Jajanan Kekinian di Lantai 2
Deretan jajanan yang baru viral jadi daya tarik utama lantai 2. Pilihannya cukup beragam untuk sekali kunjungan.
- Mi kolagen
- Donat labibi
- Gabin
- Sate jamur
- Es sekoteng
- Dimsum
- Matcha
- Thai tea
- Salt bread
Pergeseran Pengunjung: dari Daster ke Cardigan
Transformasi pasar ikut mengubah siapa yang datang. Menurut Iwan, pengunjung Pasar Jambu Dua dulu didominasi orang berusia 45–50 tahun ke atas. Sekarang banyak anak muda, termasuk generasi Z, yang datang untuk wisata kuliner.
"Memang dulu tuh pengunjung ke pasar ini kan umurnya umur-umur 50, 45 tahun ke atas dan pakai daster gitu. Terus sekarang mah udah kayak Syahrini, Mahalini, kerudungnya polkadot, pakai cardigan, pakai baggy, oversize, anak mudanya banyak," kata Iwan.
Dalam sehari, sekitar 1.500 orang tercatat berkunjung ke Pasar Jambu Dua.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Selain kulineran, traveler bisa mengisi waktu dengan beberapa kegiatan lain di area yang sama.
- Mencicipi jajanan kekinian di lantai 2
- Membeli pakaian thrifting
- Berburu aksesoris seperti kacamata
- Foto di tenant photobooth
- Belanja komoditas segar di pasar basah lantai 1
Simbiosis Pedagang Lantai 1 dan Lantai 2
Iwan menyebut keberadaan sentra kuliner ini sebagai bentuk simbiosis mutualisme antar pedagang. Pedagang di lantai 1 dan lantai 2 saling membutuhkan.
"Sekarang simbiosisnya mutualisme. Karena pedagang yang atas itu kalau kehabisan mie, minyak, daging, akan ke bawah. Kan di bawah itu ada penjual daging, udang, tepung. Yang bawah juga senang. Pertama, dia dibeli sama pedagang di sini. Kedua, pengunjung yang habis makan (di Lantai 2), bisa titip wortel, bandeng, ke bawah (Lantai 1)," dia menambahkan.
Jam Buka dan Cara Menuju Lokasi
Kawasan lantai 2 Pasar Jambu Dua bisa dikunjungi setiap hari Senin hingga Minggu, pukul 08.00–20.00 WIB. Lokasinya di Jl. A. Yani No.1, Bantarjati, Kota Bogor, atau yang kini dikenal sebagai Pasar Bersih Jambu Dua.
Pasar ini dijuluki sebagai Blok M-nya Kota Bogor. Belum lengkap rasanya bepergian ke Bogor tanpa mampir ke sini. Untuk tarif parkir dan informasi tiket masuk, traveler dapat mengonfirmasi langsung ke pengelola pasar setempat.
Tips Berkunjung
Datang di hari kerja kalau ingin suasana lebih longgar, karena akhir pekan biasanya ramai. Bawa uang tunai secukupnya untuk jajanan dan thrifting, serta siapkan kamera untuk sesi photobooth. Waktu terbaik mencicipi kuliner adalah sore hingga menjelang tutup, saat sebagian tenant mulai menawarkan promo.
Durasi ideal untuk menjelajah Pasar Jambu Dua sekitar dua sampai tiga jam, cukup untuk kulineran, belanja, dan foto-foto tanpa terburu-buru.