Lanud H. AS Hanandjoeddin Belitung Terima 2 Unit Damkar dari Kementerian Pertahanan untuk Antisipasi Karhutla

Dua unit mobil damkar resmi menjadi bagian dari alutsista non-tempur Lanud H. AS Hanandjoeddin Belitung.
Penulis: Farah
Jumat, 04 September 2026 | 03:57:01 WIB

BELITUNG — Dua unit mobil damkar kini resmi menjadi bagian dari alat utama sistem pertahanan (alutsista) non-tempur Lanud H. AS Hanandjoeddin. Pengadaan armada ini menandai komitmen Kementerian Pertahanan dalam memperkuat kesiapsiagaan pangkalan menghadapi potensi bencana kebakaran.

Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin, Letkol Nav Maruli Tua Sinambela, menegaskan penambahan dua unit armada tersebut merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kesiapan sarana dan prasarana operasional di tingkat pangkalan.

"Guna mengoptimalkan pengoperasian armada baru ini personel Lanud ASH menggelar pelatihan teknis dari Damkar BPBD Belitung," kata Maruli, Kamis.

Pelatihan Teknis: Dari Pengoperasian Selang Hingga Uji Fungsi Mesin

Personel Lanud tidak langsung mengoperasikan kendaraan baru itu. Sebelum diterjunkan, mereka dibekali ilmu teknis melalui pelatihan yang difasilitasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Materi pelatihan mencakup penggunaan alat pelindung diri (APD), teknik pengoperasian selang, hingga sambungan pipa dan pemanfaatan berbagai tipe nozzle. Para personel juga melakukan simulasi nyata di lapangan.

Simulasi tersebut melibatkan uji fungsi mesin, pengukuran tekanan air, serta sistem pengisian air damkar secara cepat dan efektif.

Target: Respons Cepat Tangani Karhutla di Area Pangkalan dan Sekitarnya

Setelah pelatihan rampung, para personel dituntut mampu bertindak sigap. "Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, personel diharapkan mampu bertindak dengan cepat, tepat, dan tetap mengutamakan keselamatan," ujarnya.

Penguasaan teknis pengoperasian menjadi syarat mutlak. Tujuannya jelas, personel siap diterjunkan bila terjadi potensi bahaya kebakaran di area pangkalan maupun saat dibutuhkan untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Belitung.

Sinergitas Lintas Instansi Perkuat Penanggulangan Bencana

Pelatihan ini tak sekadar transfer ilmu. Di dalamnya terkandung semangat kolaborasi antara TNI AU dan pemerintah daerah dalam manajemen kebencanaan.

"Sinergitas lintas instansi ini kami harapkan dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat respons penanggulangan bencana kebakaran di Kabupaten Belitung secara terpadu," kata Maruli.

Kehadiran dua armada damkar di pangkalan diharapkan menambah kapasitas pemadaman yang selama ini dimiliki BPBD Belitung, terutama saat musim kemarau yang rawan memicu karhutla.

Reporter: Farah