Presiden Prabowo Tutup Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Rombongan Tiba di Ponpes Bahrul Ulum

Presiden Prabowo Subianto tiba di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, untuk menghadiri penutupan Muktamar Ke-35 NU.
Penulis: Galih
Senin, 31 Agustus 2026 | 16:41:32 WIB

JOMBANG — Penutupan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto. Presiden dijadwalkan tiba di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, setelah mendarat di Bandara Juanda, Sidoarjo, pukul 09.30 WIB, Senin ini.

JOMBANG — Penutupan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto. Presiden dijadwalkan tiba di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, setelah mendarat di Bandara Juanda, Sidoarjo, pukul 09.30 WIB, Senin ini.

Kehadiran Presiden dalam penutupan Muktamar menegaskan penghormatan negara terhadap peran besar NU dalam perjalanan bangsa. Acara ini merupakan puncak perhelatan yang telah berlangsung sejak Jumat pekan lalu, saat Presiden membuka Muktamar di tempat yang sama.

Lima Menteri dan Pejabat Negara Mendampingi Presiden

Dalam perjalanan ke Jawa Timur, Presiden didampingi sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Rombongan lepas landas dari Jakarta pada Senin pagi dan dijadwalkan langsung menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum, yang menjadi lokasi penutupan Muktamar Ke-35 NU.

NU: Institusi Bersejarah Penjaga Stabilitas Bangsa

Pada pembukaan Muktamar yang digelar Jumat pekan lalu, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam terhadap peran NU. "Ini kehormatan besar bagi saya, Nahdlatul Ulama adalah institusi yang bersejarah yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia," ucap Presiden dalam sambutannya.

Presiden juga menegaskan bahwa NU memiliki posisi strategis dalam menjaga keutuhan bangsa. "Nahdlatul Ulama hadir selalu dalam kejadian-kejadian bangsa ini. Dalam krisis-krisis bangsa ini Nahdlatul Ulama selalu hadir dan Nahdlatul Ulama yang menentukan stabilitas, keamanan, perdamaian, dan masa depan bangsa Indonesia," kata Presiden.

Penutupan Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender kebangsaan, mengingat NU merupakan organisasi kemasyarakatan dengan jumlah anggota terbesar di Indonesia. Kehadiran langsung Presiden dan para menteri di lokasi memperlihatkan sinyal kuat hubungan antara pemerintah dan ormas keagamaan.

Reporter: Galih