Angin Kencang Terjang Karangasem, 2 Rumah Rusak dan Pelinggih Roboh, Kerugian Ditaksir Capai Rp 30 Juta

Petugas BPBD mengevakuasi pohon aren tumbang yang menimpa rumah warga di Karangasem, Minggu (30/8).
Penulis: Galih
Senin, 31 Agustus 2026 | 03:50:31 WIB

AMLAPURA — BPBD Kabupaten Karangasem menangani sejumlah kejadian pohon tumbang yang dipicu angin kencang dan akar lapuk, Minggu (30/8) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 Wita itu merusak bangunan warga di tiga kecamatan, yakni Selat, Bebandem, dan Manggis yang selama ini kerap terdampak cuaca ekstrem.

Pelinggih dan Atap Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Aren

Kejadian pertama menimpa rumah milik Made Suma. Sebuah pohon aren tumbang dan menghantam bagian belakang rumahnya, menyebabkan dua pelinggih roboh dan satu candi mengalami kerusakan parah.

"Dua pelinggih roboh, satu candi mengalami kerusakan, serta bagian atap rumah warga ikut terdampak. Sebanyak 1 KK atau 4 jiwa terdampak dalam kejadian ini," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, I Made Aditya Sugiharta.

Dari insiden tersebut, BPBD memperkirakan kerugian material mencapai Rp 25 juta. Proses evakuasi batang pohon dilaporkan telah berhasil diselesaikan oleh petugas tanpa memakan korban jiwa.

Gudang Kayu dan Kandang Ayam Hancur di Desa Duda Utara

Peristiwa serupa terjadi di Banjar Dinas Perangsari Kelod, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat. Sebuah gudang berukuran sekitar 2 x 6 meter milik I Nyoman Arkiwa yang berfungsi sebagai penyimpan kayu bakar dan kandang ayam ambruk tertimpa pohon aren.

Aditya menjelaskan, penyebab tumbangnya pohon diduga karena faktor akar yang sudah lapuk dan diperparah dengan terjangan angin kencang. Bangunan yang mengalami kerusakan tersebut mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp 5 juta.

Dapur Warga Lansia di Bebandem Ikut Terdampak

Belum berhenti sampai di situ, angin kencang juga merobohkan pohon jenis enau yang menimpa bangunan dapur milik I Nyoman Saba (75) di Banjar Dinas Tanah Ampo, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem. Akibat kejadian itu, atap dapur dan tempat tidur milik warga lansia tersebut dilaporkan mengalami kerusakan.

Batang Pohon Sempat Tutup Jalan Provinsi di Sibetan

Selain menimpa bangunan, pohon tumbang juga sempat mengganggu arus lalu lintas di jalan provinsi kawasan Banjar Tengah, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem. Badan jalan tertutup batang pohon sepanjang kurang lebih 15 meter dengan diameter sekitar 50 sentimeter.

Petugas gabungan segera turun ke lokasi untuk mengevakuasi batang pohon tersebut. Akses jalan dipastikan dapat kembali dilalui kendaraan setelah proses pembersihan batang pohon selesai dilakukan. BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang menyusul kondisi cuaca yang tidak menentu. (Eka Parananda/balipost)

Reporter: Galih