Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp di Jembrana Bali, Menteri Diminta Siap Bekerja Tanpa Libur

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program PLTS 100 GWp di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (14/1/2025).
Penulis: Farah
Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:20:02 WIB

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program strategis pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa. Dalam sela-sela acara yang bertepatan dengan libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW itu, kepala negara menegaskan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih berkomitmen bekerja tanpa mengenal hari libur demi kepentingan rakyat.

JEMBRANA — Peluncuran program PLTS 100 GWp di Bali menjadi momentum Presiden Prabowo Subianto menguji kesiapan para pembantunya. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Kepala Danantara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, hingga Direktur Utama PLN dan Pertamina diminta berkomitmen merealisasikan target pembangunan dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan.

"Menteri ESDM, siap? Kepala Danantara, siap mendukung? Menteri Ekonomi, siap untuk mengkoordinasi semua? Dirut PLN, siap? Dirut Pertamina, siap?" tanya Presiden di lokasi peluncuran, Selasa.

Kepala negara menegaskan bahwa ritme kerja kabinetnya memang berbeda dari pemerintahan sebelumnya. Hari libur nasional tidak menghentikan laju program-program strategis yang tengah berjalan.

Ritme Kerja Kabinet: "Yang Tidak Sanggup Boleh Minggir"

"Hari ini hari penting. Walaupun hari libur, kami berjuang untuk rakyat. Memang di Kabinet Merah Putih, mungkin hampir tidak ada tanggal merah dan itu risiko. Risiko pengabdian," ujar Prabowo.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Presiden di hadapan para menteri dan pimpinan lembaga yang hadir. Ia bahkan memberikan peringatan keras kepada jajaran yang tidak mampu mengikuti ritme kerja tersebut.

"Tapi yang tidak sanggup boleh minggir, banyak yang ingin menggantikan saudara," tutur kepala negara menyinggung loyalitas dan dedikasi para pembantunya.

Target Swasembada Pangan Tercapai Lebih Cepat

Keyakinan terhadap percepatan target PLTS 100 GWp tidak muncul tanpa dasar. Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa program swasembada pangan yang awalnya ditargetkan rampung dalam empat tahun, berhasil dipenuhi tim ekonomi dan pertanian hanya dalam satu tahun.

"Dulu, swasembada pangan saya beri target empat tahun. Tapi, tim ekonomi dan tim pertanian berhasil memenuhinya dalam satu tahun," ungkapnya.

Keberhasilan tersebut menjadi modal optimisme bahwa pembangunan PLTS berkapasitas raksasa juga dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.

Prabowo Janjikan Bintang Kehormatan bagi Pejabat Berprestasi

Sebagai bentuk apresiasi, Presiden Prabowo menjanjikan penganugerahan tanda kehormatan bintang negara bagi para pejabat Kabinet Merah Putih dan tim yang mampu melampaui target yang telah ditetapkan.

Presiden juga menyoroti keberhasilan pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan sejumlah BUMN. Ia menilai kepemimpinan yang jujur dan berjiwa patriotik berhasil membalikkan kondisi perusahaan pelat merah yang semula merugi puluhan tahun menjadi untung, bahkan pendapatannya naik ratusan persen dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.

"Yang semangat, kita buktikan lagi, nanti tiga tahun lagi kita kumpul lagi, kita selalu bicara dengan bukti," pungkasnya.

Reporter: Farah