Kemarau Panjang Landa Kaltim, Pemprov Gelar Salat Istisqa dan Imbau 10 Kabupaten Kota Lakukan Hal yang Sama

Ribuan umat muslim mengikuti salat istisqa di Masjid Nurul Mu'minin, Samarinda, Jumat (21/8) pagi.
Penulis: Galih
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:18:01 WIB

SAMARINDA — Ribuan umat muslim memadati Masjid Nurul Mu'minin di Jalan Gunung Arjuna, Samarinda, untuk mengikuti salat istisqa yang digelar Pemprov Kalimantan Timur, Jumat (21/8) pagi. Kegiatan ini bukan sekadar ritual, melainkan bagian dari respons menyeluruh pemerintah atas kondisi cuaca kering yang masih membayangi sebagian besar wilayah Kaltim.

Pemprov tidak menempatkan salat meminta hujan ini sebagai satu-satunya jurus menghadapi kemarau. Kewaspadaan di lapangan justru disebut sebagai prioritas utama, menyusul terpantau adanya titik api di sejumlah titik.

Mengapa Salat Istisqa Digelar di Tengah Ancaman Karhutla?

Puguh Harjanto mengatakan, perkembangan kondisi di lapangan memaksa pemerintah untuk tidak lengah. Upaya antisipasi yang telah disusun harus terus diperkuat, terutama untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi saat puncak kemarau.

“Kami menghimbau juga untuk masyarakat Kota kiranya juga bisa akan kita serupa,” ujarnya di sela-sela pelaksanaan salat istisqa.

Artinya, peran serta warga dinilai krusial. Kesadaran untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar menjadi kunci utama dalam meredam potensi karhutla yang bisa memicu kabut asap.

Antisipasi Bukan Hanya Tugas Pemerintah

Pemprov Kaltim menegaskan bahwa upaya menghadapi dampak kemarau tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara aparat, TNI-Polri, dan elemen masyarakat untuk memastikan kondisi tetap terkendali hingga musim hujan tiba.

Puguh berharap seluruh rangkaian ikhtiar yang dilakukan, baik secara spiritual maupun teknis di lapangan, mampu membawa hasil positif bagi seluruh warga Kaltim.

“Semoga diberikan hujan yang tentu tidak hanya membasahi bumi kita tapi juga bisa menambah cadangan air bersih,” harapnya.

Imbauan untuk Seluruh Kabupaten Kota

Dalam kesempatan yang sama, Pemprov Kaltim secara resmi mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk turut melaksanakan salat istisqa secara serentak. Hal ini dinilai sebagai bentuk ikhtiar kolektif memohon turunnya hujan di tengah kekeringan yang melanda.

“Kami menghimbau seluruh kabupaten melaksanakan shalat Istisqa sebagai ikhtiar bersama memohon hujan,” singkat Puguh.

Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam merespons kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan kesehatan masyarakat.

Reporter: Galih