Pelindo-Pelni Kirim Bantuan Gempa NTT via KM Gunung Dempo dari Makassar
Dua BUMN pelayaran, Pelindo dan Pelni, mengerahkan armada laut untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak gempa NTT. KM Gunung Dempo menjadi kapal yang ditugaskan membawa logistik dari Terminal Penumpang 2 Pelabuhan Makassar menuju Flores, NTT.
Manager Operasi dan Teknik Pelindo Regional 4 Makassar, Burhanuddin, menegaskan pihaknya menjamin kelancaran proses pemuatan bantuan di pelabuhan. "Pelindo memberikan dukungan operasional agar bantuan dapat segera diberangkatkan menuju wilayah terdampak. Dalam kondisi darurat, kelancaran arus logistik menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan bencana," katanya.
Posko Bantuan Dibuka di Pelabuhan Makassar
Untuk memperluas partisipasi publik, Pelindo membuka Posko Bantuan Bencana NTT yang berlokasi di Terminal Penumpang 2 Pelabuhan Makassar. Posko ini menjadi titik kumpul donasi dari masyarakat sebelum didistribusikan menggunakan armada Pelni.
"Posko ini kami buka sebagai ruang bagi masyarakat untuk ikut menunjukkan kepedulian. Kami berharap semangat gotong royong ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sekaligus memberikan dukungan moral kepada saudara-saudara kita di NTT," ujar Burhanuddin.
Koordinasi Ketat untuk Keselamatan Pelayaran
Kepala Cabang Pelni Makassar, Ridwan Mandaliko, menyebut KM Gunung Dempo sengaja dipilih untuk mempercepat pengiriman bantuan. Pihaknya berkoordinasi intensif dengan Pelindo dan pemangku kepentingan terkait agar bantuan tertangani dengan baik.
"Kami berkoordinasi dengan Pelindo dan seluruh pemangku kepentingan agar bantuan mendapatkan penanganan yang baik serta dapat diangkut dengan aman. Pelni berkomitmen mendukung kelancaran distribusi logistik kemanusiaan melalui jaringan pelayaran nasional," tuturnya.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian serius. Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan KSOP Utama Makassar, Jusmin, memastikan proses pemuatan dan keberangkatan kapal telah memenuhi ketentuan keselamatan dan keamanan pelayaran.
"Koordinasi seluruh pihak sangat diperlukan agar pengiriman bantuan berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami berharap bantuan ini segera sampai dan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa di NTT," katanya.
Sinergi BUMN di Tengah Bencana
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menilai kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian korporasi terhadap masyarakat terdampak bencana. Menurutnya, konektivitas laut tidak hanya berperan dalam mendukung aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi tulang punggung distribusi bantuan saat kondisi darurat.
"Langkah ini sejalan dengan semangat transformasi dan penguatan kolaborasi BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Rinto.
Pengiriman bantuan ini menegaskan peran strategis infrastruktur pelabuhan dalam rantai logistik kemanusiaan. Dengan koordinasi yang matang antara operator pelabuhan, penyedia jasa pelayaran, dan otoritas keselamatan, diharapkan bantuan dapat tiba tepat waktu dan meringankan beban ribuan warga Flores yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa berkekuatan besar tersebut.