LINKARFAKTA.COM — KN SAR Basudewa, RIB 02 Lampung, dan TB Gunung Santri dikerahkan ke sektor berbeda. Di laut, KN SAR Basudewa dan TB Gunung Santri menyisir sektor W seluas 497 mil laut persegi. RIB 02 Lampung bergerak di sektor lain yang telah ditentukan tim koordinasi.

Empat Objek Baru Ditemukan di Selatan Anak Krakatau

Tim SAR kembali menemukan empat objek di sektor lima pencarian atau wilayah selatan Gunung Anak Krakatau. Objek tersebut meliputi jaket pelampung dan helm. Keduanya masih harus diidentifikasi untuk memastikan apakah berkaitan dengan speedboat yang membawa rombongan jurnalis.

Temuan ini menambah daftar barang yang sudah dievakuasi sejak hari pertama operasi. Proses identifikasi dilakukan untuk mencocokkan objek dengan manifest penumpang dan perlengkapan yang tercatat dibawa rombongan.

Penyisiran Darat Fokus di Gubuk Seng Pulau Sebesi

Selain di perairan, penyisiran dilakukan di daratan Pulau Sebesi. Tim menyisir area sekitar Gubuk Seng, lokasi yang sebelumnya terdeteksi memancarkan sinyal telepon salah seorang jurnalis.

Deteksi sinyal itu menjadi salah satu petunjuk utama yang mengarahkan tim SAR memperluas jangkauan pencarian ke daratan. Hingga kini belum ada konfirmasi apakah sinyal tersebut berasal dari perangkat jurnalis yang masih aktif atau pantulan sinyal dari lokasi lain.

Pencarian Udara Terkendala Kabut Tebal

Pencarian melalui udara turut dilakukan untuk memperluas cakupan penyisiran. Namun operasi dari udara terkendala kabut tebal yang menutupi sebagian besar wilayah perairan dan sekitar kawasan Anak Krakatau.

Kondisi cuaca di Selat Sunda memang menjadi faktor penentu dalam setiap tahap operasi. Kabut mengurangi visibilitas dan membatasi jam terbang efektif tim udara.

Kronologi Hilangnya Rombongan Jurnalis

Rombongan jurnalis dan awak kapal dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Mereka berlayar menggunakan speedboat menuju kawasan gunung berapi yang masih aktif tersebut.

Operasi pencarian melibatkan Basarnas bersama tim SAR gabungan dari Lampung dan sejumlah instansi terkait. Perluasan area dari laut ke darat dilakukan setelah hari-hari awal pencarian belum membuahkan hasil signifikan.

KompasTV menurunkan tim peliputan langsung ke lokasi. Jurnalis Tesalonika Ajeng dan juru kamera Gahniyar Febrian melaporkan perkembangan pencarian dari titik koordinasi tim SAR.

Fokus Operasi Hari Kelima

Prioritas hari kelima diarahkan pada penyisiran sektor lima di selatan Anak Krakatau, area sekitar Pulau Sebesi, dan jalur pelayaran yang dilalui speedboat rombongan. Tim SAR belum memberikan keterangan resmi soal kemungkinan memperluas area ke sektor lain.

Hasil identifikasi empat objek terbaru akan menentukan arah operasi selanjutnya. Jika objek terbukti milik rombongan, tim dapat mempersempit radius pencarian ke titik temu yang lebih spesifik.