Pemkab Nganjuk Siap Biayai Perawatan 127 Siswa Keracunan Makan Bergizi Gratis

Pemkab Nganjuk menyatakan kesiapan membiayai perawatan 127 siswa SMAN 3 yang mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis.
Penulis: Doni
Jumat, 04 September 2026 | 04:30:31 WIB

LINKARFAKTA.COM — "Menu MBG yang dikonsumsi siswa saat itu adalah nasi goreng dan ayam suwir," ujar Marhaen Jumadi di lokasi peninjauan, Kamis (3/9/2026).

Belum ada keterangan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai penyebab pasti kontaminasi menu tersebut. Dinas Kesehatan Nganjuk disebut masih meneliti sampel makanan untuk memastikan sumber keracunan.

Pemkab Siapkan Anggaran Jika Klaim Asuransi BGN Tidak Menutup

Menanggapi tingginya biaya perawatan yang mungkin timbul, Marhaen menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BGN. Namun, ia menegaskan Pemkab Nganjuk tidak akan tinggal diam apabila proses klaim pembiayaan menemui kendala.

"Kami akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional mengenai pembiayaan perawatan para korban. Namun jika dibutuhkan, Pemkab Nganjuk siap menanggung seluruh biayanya," kata Marhaen.

Ia menambahkan, pemkab juga sudah memerintahkan jajaran Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk melakukan pendataan lengkap. Pendataan ini mencakup seluruh siswa yang melapor mengalami gejala, termasuk mereka yang sempat dirawat lalu diperbolehkan pulang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban berstatus kritis. Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Nganjuk masih menunggu hasil investigasi BGN sebelum memutuskan kelanjutan program MBG di SMAN 3. Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut keamanan pangan dalam program prioritas nasional yang tengah dijalankan pemerintah.

Reporter: Doni