Dua lini produk tersebut diumumkan berbarengan dengan peluncuran Permanent Outdoor Lights 2 Pro, namun keduanya akan lebih dulu tersedia di pasaran mulai 4 September 2026. Sky Ceiling Light dibanderol US$ 399,99 (sekitar Rp 6,4 juta), COB Strip Light 2 Pro seharga US$ 169,99 (sekitar Rp 2,7 juta), dan versi standarnya yang lebih ramah kantong dibanderol US$ 99,99 (sekitar Rp 1,6 juta).

Kapan Lampu Ini Bisa Dibeli dan Berapa Harganya

Konsumen yang berminat dapat memesan ketiga produk tersebut melalui situs resmi Govee atau platform ritel seperti Amazon. Skema harga yang ditawarkan menempatkan COB Strip Light 2 sebagai pintu masuk bagi pengguna yang baru ingin merasakan teknologi pencahayaan berbasis AI tanpa menguras kantong.

Kecerdasan Buatan yang Membaca Suasana Hati

Fitur utama yang diunggulkan adalah AI Lighting Bot 2.0, sistem yang memungkinkan lampu merespons kondisi emosional pengguna pada hari tertentu. Jika pengguna membutuhkan energi dan fokus, sistem akan memancarkan spektrum langit biru 478nm—panjang gelombang yang diklaim dirancang khusus untuk mendukung ritme alami tubuh.

Teknologi pendukung lain yang disematkan pada Sky Ceiling Light mencakup Vitality Spectrum Technology untuk menjaga kewaspadaan saat cahaya alami terbatas, serta algoritma NaturalTone yang menghasilkan cahaya putih natural dalam rentang warna 1.000K hingga 10.000K dengan kecerahan maksimal 7.000 lumen.

Perangkat ini telah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland untuk performa rendah silau dan bebas kedipan, dengan rating RG0 yang menandakan tidak ada bahaya cahaya biru. Dukungan protokol Matter juga disertakan agar perangkat mudah terintegrasi dengan ekosistem rumah pintar yang sudah ada.

Strip LED untuk Kreativitas Tanpa Batas

Model COB Strip Light 2 Pro menawarkan personalisasi melalui perintah suara atau teks untuk menciptakan suasana pencahayaan sesuai skenario—mulai dari sesi bermain game, pesta, hingga menonton film di rumah. Lampu strip ini memiliki kepadatan 1,34 LED dengan 16 IC per meter dan desain alur tiga lapis yang memastikan keluaran cahaya halus tanpa titik panas.

Akurasi warna ditingkatkan lewat kombinasi teknologi RGBWWIC dan mesin warna LuminBlend+, yang menghasilkan reproduksi warna lebih presisi pada rentang temperatur warna ultra lebar. Govee juga akan memperkenalkan varian COB Strip Light 2 sebagai model pendamping yang lebih terjangkau.

Peluncuran ini menandai langkah Govee memperkuat posisinya di segmen pencahayaan cerdas premium yang berorientasi pada keseharian pengguna. Pertarungan pasar lampu pintar diprediksi semakin kompetitif menyusul tren integrasi AI pada perangkat rumah tangga yang terus meluas di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.