LINKARFAKTA.COM — Desa Wisata Sade di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, kembali bersiap menyambut wisatawan setelah diterjang bencana kebakaran. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk membangun empat unit rumah adat Sasak, gapura desa, dan balai pertemuan untuk memulihkan kawasan wisata budaya itu. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi warga dan pelaku UMKM setempat pascabencana.

Desa Sade merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Lombok Tengah yang menampilkan kehidupan tradisional Suku Sasak. Kawasan ini menjadi salah satu destinasi prioritas pariwisata halal nasional yang mengandalkan pemberdayaan masyarakat serta layanan keuangan syariah.

Fasilitas yang Dibangun Kembali

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk membangun empat unit rumah adat Sasak, gapura desa, serta balai pertemuan bagi warga Desa Sade. Pembangunan ini dilakukan dengan dukungan dari Danantara Indonesia.

Fasilitas tersebut diharapkan mengembalikan daya tarik Desa Sade sebagai destinasi wisata budaya yang memikat wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemberdayaan masyarakat di kawasan ini ditujukan untuk menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan bagi warga setempat.

Program Donasi "Satu Benang Untuk Sade"

Selain bantuan fisik, BSI melalui lembaga amil BSI Maslahat mengajak masyarakat Indonesia berpartisipasi dalam program donasi bertajuk "Satu Benang Untuk Sade". Inisiatif ini menjadi ruang kolaborasi publik bagi siapa saja yang ingin berkontribusi langsung dalam proses pemulihan pascabencana.

Donasi yang terkumpul diarahkan untuk menjaga keberlanjutan tradisi, kehidupan, dan perekonomian warga Desa Sade. Program ini terbuka bagi masyarakat luas yang ingin terlibat dalam pemulihan kawasan wisata budaya tersebut.

Daya Tarik Desa Wisata Sade

Desa Sade menampilkan arsitektur rumah adat Sasak yang khas, dengan atap ilalang dan lantai tanah liat yang dipadatkan. Wisatawan dapat menyaksikan langsung aktivitas keseharian warga, mulai dari menenun kain songket hingga membuat minyak kelapa tradisional.

Kawasan ini juga menjadi tempat belajar sejarah dan adat istiadat Suku Sasak, termasuk tradisi yang masih dijaga turun-temurun oleh penduduk setempat. Keberadaan desa wisata ini menjadi salah satu magnet kunjungan wisatawan ke Lombok Tengah.

Cara Menuju Desa Sade

Desa Sade berlokasi di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kawasan ini dapat dijangkau dari Bandara Internasional Lombok dengan perjalanan darat menuju arah selatan. Rute ini juga melewati sejumlah destinasi populer di kawasan Mandalika.

Informasi terkini mengenai rute, jam operasional, dan tiket masuk dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat atau pengelola desa wisata.

Tips Berkunjung

Waktu terbaik berkunjung adalah pada pagi hingga siang hari saat cuaca lebih bersahabat dan aktivitas warga sedang berlangsung. Kenakan pakaian sopan dan nyaman karena sebagian besar kunjungan dilakukan dengan berjalan kaki di area desa.

Wisatawan disarankan membawa uang tunai untuk membeli suvenir hasil kerajinan warga, seperti kain tenun dan produk lokal lainnya. Hormati adat istiadat setempat dan mintalah izin sebelum mengambil foto warga atau area tertentu.

Kunjungan ke Desa Sade bisa diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga jam, cukup untuk menyusuri area rumah adat, menyaksikan pertunjukan budaya, dan membeli kerajinan warga. Waktu tersebut bisa diperpanjang bila wisatawan ingin menggabungkan kunjungan dengan destinasi lain di kawasan Mandalika dan Lombok Tengah.