LINKARFAKTA.COM — Real Madrid mengalahkan Villarreal 1-0 di Santiago Bernabeu, Sabtu (10/10), tapi kemenangan itu tercoreng drama kartu merah Vinicius Jr. Penyerang asal Brasil itu sempat mencetak gol di menit ke-70, namun wasit Isidro Escuderos menganulirnya lewat VAR dan justru mengusirnya dari lapangan.

Laga di Santiago Bernabeu berjalan ketat sejak awal. Villarreal tampil disiplin dan menyulitkan tuan rumah membangun serangan. Madrid baru bisa memecah kebuntuan lewat aksi Yan Diomande di menit ke-62.

Gol Diomande sempat jadi satu-satunya pembeda di papan skor. Villarreal terus mencoba merespons, sementara Madrid berusaha menjaga keunggulan. Situasi berubah dramatis delapan menit kemudian.

Gol Vinicius di Menit 70 yang Berujung Petaka

Vinicius melepaskan umpan ke arah Jude Bellingham di tengah lapangan. Bellingham berlari kencang menerobos pertahanan Villarreal, lalu melepas cut back yang diselesaikan Vinicius dengan tembakan mendatar ke gawang.

Selepas bola masuk, Vinicius dan rekan-rekannya merayakan dengan penuh emosi. Jose Mourinho bahkan ikut bergabung dalam selebrasi itu, mengingat masa sulit yang dilalui Vinicius di awal musim ini.

Perayaan itu tak berlangsung lama. Wasit Isidro Escuderos berkomunikasi dengan tim VAR, lalu memutuskan meninjau ulang proses gol di monitor pinggir lapangan.

Keputusan VAR: Gol Batal, Kartu Merah untuk Vinicius

Setelah melihat tayangan ulang, Escuderos membatalkan gol tersebut. Hukuman lebih berat menyusul. Wasit mengusir Vinicius dari lapangan karena pelanggaran yang terjadi dalam proses terciptanya gol.

Rekaman menunjukkan Vinicius menarik rambut Nathan Saliba dengan keras usai melepas umpan kepada Bellingham. Ia kemudian berlari menuju gawang untuk menyelesaikan serangan. Escuderos menilai tarikan rambut itu sebagai pelanggaran keras dan layak diganjar kartu merah.

Keputusan itu memicu protes dari kubu Madrid. Namun wasit bertahan pada putusannya setelah meninjau ulang kejadian lewat teknologi video.

Nasib Getir Vinicius di Awal Musim

Kartu merah ini memperpanjang derita Vinicius di paruh awal La Liga. Dari delapan laga yang sudah dijalani, ia baru mencetak satu gol dan tiga assist.

Catatan itu jauh dari standar penampilannya di musim-musim sebelumnya. Tekanan pun meningkat, terutama karena Madrid butuh kontribusi konsisten dari lini depan.

Absennya Vinicius akibat kartu merah akan memaksa pelatih menyusun ulang lini serang pada laga berikutnya. Madrid tetap mengantongi tiga poin dari laga ini, tapi kehilangan pemain kunci menjelang jadwal padat.

Madrid Menang 1-0, Villarreal Pulang Tanpa Poin

Gol Yan Diomande di menit ke-62 menjadi satu-satunya yang tercipta di laga tersebut. Villarreal harus pulang dengan tangan hampa meski sempat menciptakan beberapa peluang.

Kemenangan ini menjaga posisi Madrid di papan atas klasemen. Namun sorotan publik lebih tertuju pada insiden Vinicius ketimbang hasil akhir pertandingan.

Bagi Villarreal, kekalahan ini menambah catatan buruk dalam lawatan ke markas tim-tim besar. Nathan Saliba yang menjadi korban tarikan rambut Vinicius dipastikan baik-baik saja dan melanjutkan pertandingan hingga usai.