LINKARFAKTA.COM — Anthony Xie dan Audi Marissa dipastikan batal rujuk setelah Audi memilih melanjutkan pokok perkara perceraian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kuasa hukum Anthony, Rendi Rumapea, menyebut mediasi yang sempat menghasilkan persatuan keduanya pada 25 September 2026 kini dianggap tidak berlaku. Sidang berikutnya dijadwalkan pekan depan dengan agenda jawaban dari pihak Anthony.

Rendi Rumapea selaku kuasa hukum Anthony Xie menyampaikan bahwa agenda pencabutan gugatan yang semula direncanakan gagal terwujud. Pihak Audi Marissa sebagai penggugat menegaskan tetap melanjutkan perkara ke pokok permasalahan.

"Bahwa hari ini yang tadinya agenda kita dapat pencabutan gugatan, sikap dari penggugat yaitu Audi dan kuasanya menyampaikan bahwa tetap lanjut ke pokok perkara," kata Rendi saat ditemui awak media di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pernyataan itu disampaikan Rendi pada Selasa (6/10), seperti dikutip dari detikcom. Ia menambahkan bahwa kesepakatan damai yang tercapai sebelumnya tidak lagi berlaku dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Mediasi 25 September 2026 Dianggap Tidak Berlaku

Anthony Xie dan Audi Marissa sebenarnya sempat mencapai titik rujuk pada 25 September 2026. Rendi mengakui masa akur tersebut tidak bertahan lama setelah Audi memutuskan melanjutkan perceraian.

"Jadi mediasi yang kemarin dianggap tidak berlaku lagi, rujuk yang kemarin. Jadi hari ini informasi yang bisa saya sampaikan ya mungkin rekan-rekan sudah dapat informasi juga benar bahwa gugatan diteruskan, seperti itu," ujar Rendi.

Menurut Rendi, keputusan akhir tetap berada di tangan kedua pihak. Sidang pekan depan akan menjadi momen bagi Anthony untuk menyampaikan jawaban resmi atas gugatan yang dilayangkan Audi.

"Kan keputusan tetap ada di para pihak, seperti itu. Pada intinya ya hari ini mereka menyampaikan sikap bahwa lanjut pokok perkara. Jadi hari ini dianggap mediasi sudah gagal ya dan minggu depan itu jawaban dari kami," jelasnya.

Hak Asuh Anak Sepakat di Tangan Anthony

Meski memilih berpisah, Anthony Xie dan Audi Marissa menyepakati sejumlah hal penting terkait keluarga. Keduanya berkomitmen menjaga komunikasi dan silaturahmi secara harmonis demi tumbuh kembang putra mereka, Anzel Maverick Xie.

Rendi memastikan hak asuh anak berada di tangan Anthony. Kesepakatan ini diambil secara kooperatif untuk memastikan masa depan sang anak tidak terganggu oleh proses perceraian.

Terkait harta bersama, Rendi menegaskan tidak ada pembagian harta gono-gini dalam perkara ini. Dalam berkas perkara yang terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga tidak tercantum permohonan terkait pembagian harta bersama.

Tidak Ada Poin Perselingkuhan dalam Berkas

Rendi memastikan poin-poin dugaan perselingkuhan atau intervensi pihak luar sama sekali tidak tertera dalam dokumen berkas perkara. Hal ini menegaskan bahwa proses perceraian berjalan tanpa tuduhan tersebut.

Audi Marissa dan Anthony Xie sempat berupaya keras menempuh jalan damai sepanjang 2025 demi mempertahankan pernikahan mereka. Upaya tersebut berlangsung jauh sebelum gugatan cerai resmi dari Audi dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Agustus 2026.

Keduanya menikah pada 12 September 2020 dan dikaruniai seorang anak laki-laki. Proses perceraian mereka kini memasuki tahap jawaban dari pihak Anthony Xie pada sidang pekan depan.