LINKARFAKTA.COM — Cath Bowie, streamer asal Skotlandia berusia 78 tahun, resmi mencatatkan namanya di Guinness World Records sebagai streamer Fortnite wanita tertua di dunia. Dikenal dengan nama Grumpygran1948, ia mulai memainkan game Epic Games itu sejak 2017 dan kini memiliki lebih dari 24 ribu pengikut di YouTube dan Twitch.

Bowie tinggal di Inverurie, Skotlandia, setelah sebelumnya menetap di Moray. Ia mengenal Fortnite dari cucunya yang saat itu berusia 17 tahun, yang meyakinkannya bahwa tidak ada kata tua untuk mulai bermain game.

Siapa Cath Bowie alias Grumpygran1948

Sebelum Fortnite, Bowie pernah mencoba beberapa game lain, tetapi mengaku tidak ada yang benar-benar menarik minatnya. Pertemuannya dengan Fortnite pada 2017 mengubah segalanya.

"Saya langsung tertarik," katanya.

Sejak itu, Bowie membeli konsolnya sendiri dan mulai melakukan streaming secara rutin. Ia kini bermain bersama pemain dari seluruh dunia dan melakukan siaran langsung setiap hari melalui YouTube dan Twitch.

Mode Battle Royale Jadi Favorit

Bowie mengaku sangat menyukai mode battle royale di Fortnite dan memainkannya setiap hari. Menurutnya, mode tersebut menawarkan fleksibilitas bermain, baik secara solo, duet, maupun dalam tim.

"Ini permainan yang sangat menyenangkan. Yang saya mainkan adalah Battle Royale Last Man Standing dan Anda bisa memainkannya sendirian, berdua, atau dalam satu tim," ucapnya.

Respons Cucu yang Sempat Meragukan

Ironisnya, cucu yang memperkenalkannya pada Fortnite justru sempat meragukan apakah Bowie bisa mendapatkan banyak pengikut. Keraguan itu malah memicu tekad Bowie untuk membuktikan kemampuannya.

"Sebagai seorang pemuda, dia sama sekali tidak percaya bahwa neneknya akan melakukan hal seperti itu dan menyarankan agar tidak ada yang bergabung denganku atau menontonku. Mengatakan itu seperti memancing amarahku. Aku akan menunjukkan padanya bahwa aku bisa melakukannya," ujarnya, dilansir BBC, Kamis (1/10/2026).

Pengakuan dari Epic Games

Prestasi Bowie mendapat pengakuan langsung dari Epic Games selaku pengembang Fortnite. Perusahaan tersebut menyebutnya sebagai "yang terbaik sepanjang masa".

Bowie mengaku sangat berterima kasih kepada keluarganya yang telah menyemangatinya selama sembilan tahun terakhir bermain, serta kepada banyak teman yang telah bermain bersamanya.

"Saya sangat berterima kasih kepada keluarga saya yang luar biasa, yang telah menyemangati saya selama sembilan tahun terakhir bermain, dan kepada banyak teman yang telah bermain bersama saya selama ini. Jangan pernah biarkan usia menghentikanmu. Jika saya bisa melakukannya, kamu juga bisa," pungkasnya.

Pelajaran untuk Ekosistem Gaming Indonesia

Kisah Bowie menunjukkan bahwa demografi streamer dan gamer tidak lagi terbatas pada generasi muda. Di Indonesia, pasar game mobile dan PC terus tumbuh, sementara platform streaming seperti YouTube dan Twitch membuka peluang bagi siapa saja untuk membangun audiens, terlepas dari usia.

Bagi pelaku industri game dan konten lokal, fenomena Grumpygran1948 menjadi sinyal bahwa komunitas gamer senior adalah segmen yang belum banyak digarap. Kombinasi aksesibilitas platform dan cerita personal yang kuat bisa menjadi daya tarik tersendiri di pasar yang semakin kompetitif.