LINKARFAKTA.COM — Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali digelar di Labuan Bajo setelah sempat tertunda akibat gempa Flores. Para siswa menerima vaksin untuk membantu melindungi mereka dari sejumlah penyakit. Berikut informasi lengkap soal jadwal, jenis vaksin, dan hal yang perlu ibu perhatikan.

Bagi ibu yang anaknya bersekolah di kawasan terdampak, kabar ini tentu melegakan. Setelah situasi berangsur pulih, layanan kesehatan dasar untuk anak bisa berjalan lagi seperti biasa.

Mengapa Imunisasi Anak Sekolah Sempat Tertunda

Gempa Flores membuat sejumlah fasilitas dan layanan publik di Labuan Bajo terganggu, termasuk kegiatan imunisasi di sekolah. Kondisi ini membuat jadwal pemberian vaksin anak harus ditunda sementara waktu.

Penundaan tersebut bukan tanpa alasan. Prioritas utama saat itu adalah penanganan darurat dan pemulihan kondisi wilayah. Kini, setelah situasi membaik, program imunisasi kembali dilanjutkan agar anak-anak tetap mendapat perlindungan yang seharusnya.

Apa Itu Program BIAS dan Siapa Pesertanya

BIAS adalah program imunisasi rutin yang menyasar anak usia sekolah dasar. Kegiatan ini biasanya digelar di sekolah-sekolah dengan melibatkan petugas kesehatan setempat.

Melalui program ini, siswa menerima vaksin untuk membantu melindungi mereka dari sejumlah penyakit. Pemberian vaksin dilakukan secara bertahap sesuai kelompok usia dan jadwal yang telah ditetapkan.

Program ini menjadi salah satu cara menjaga kekebalan anak tetap terjaga, terutama di wilayah yang sempat mengalami gangguan layanan kesehatan.

Manfaat Imunisasi untuk Anak Usia Sekolah

Imunisasi membantu tubuh anak membangun pertahanan terhadap penyakit tertentu. Dengan begitu, risiko anak jatuh sakit bisa ditekan sejak dini.

Selain melindungi anak itu sendiri, imunisasi juga membantu melindungi teman-teman di sekitarnya. Semakin banyak anak yang terimunisasi, semakin kecil peluang penyakit menyebar di lingkungan sekolah.

Untuk wilayah yang baru saja dilanda bencana, kelanjutan imunisasi menjadi penting. Kondisi pascagempa sering membuat anak lebih rentan, sehingga perlindungan tambahan sangat dibutuhkan.

Hal yang Perlu Ibu Perhatikan Sebelum Anak Imunisasi

Sebelum anak mengikuti imunisasi di sekolah, pastikan kondisi tubuhnya sedang sehat. Anak yang sedang demam atau sakit sebaiknya menunggu hingga pulih.

Jika anak sedang dalam pengobatan tertentu, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum imunisasi. Langkah ini membantu memastikan vaksin aman diberikan.

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter

Setelah imunisasi, anak mungkin mengalami reaksi ringan seperti demam atau nyeri di area suntikan. Reaksi ini umumnya hilang dalam beberapa hari.

Namun, segera hubungi dokter jika anak mengalami demam tinggi yang tidak turun, kejang, atau reaksi tidak biasa lainnya. Jangan ragu memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan terdekat bila kondisi memburuk.

Bagi ibu di Labuan Bajo, pastikan anak mengikuti jadwal imunisasi yang digelar di sekolahnya. Dengan begitu, perlindungan kesehatan anak tetap terjaga meski sempat terhenti akibat gempa.