LINKARFAKTA.COM — MotoGP berencana memperkenalkan sesi kualifikasi terpisah untuk menentukan grid start sprint race mulai musim 2027. Format ini meniru sistem yang sudah lama dipakai Formula 1, di mana sprint race punya sesi kualifikasi sendiri di luar kualifikasi grand prix. Proposal tersebut kini tengah dibahas bersama pabrikan dan tim peserta.

Rencana perubahan format akhir pekan MotoGP ini pertama kali mencuat setelah pembahasan antara pihak penyelenggara dengan para pabrikan dan tim. Sprint race sendiri sudah diperkenalkan MotoGP sejak 2023, tetapi sesi kualifikasi untuk sprint belum pernah dipisahkan dari kualifikasi grand prix.

Dalam format yang berlaku saat ini, sesi kualifikasi digelar Sabtu pagi dan menentukan posisi grid untuk dua balapan sekaligus, yakni sprint race pada Sabtu sore dan grand prix pada Minggu. Jika proposal ini disetujui, sprint race akan punya sesi kualifikasi tersendiri.

Perbedaan Sprint Race MotoGP dan F1

Sistem sprint race MotoGP dan F1 sebenarnya sudah berbeda sejak awal. MotoGP menggelar sprint race di semua seri dalam kalender, sedangkan F1 hanya menerapkannya di sejumlah seri tertentu.

Pada musim depan, F1 berencana menambah jumlah sprint race menjadi 10 seri. Jumlah itu masih jauh di bawah total sprint race MotoGP dalam satu musim penuh.

Format Akhir Pekan MotoGP Saat Ini

Jadwal balapan akhir pekan MotoGP saat ini terbagi dalam tiga hari:

Keluhan Pembalap soal Jadwal Padat

Belum diketahui secara pasti bagaimana format baru ini akan diubah. Yang jelas, para pembalap sudah menyuarakan keluhan bahwa jadwal balapan akhir pekan terlalu padat dan melelahkan.

Selain menjalani berbagai sesi di lintasan, mereka juga harus mengikuti kegiatan bersama sponsor serta berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan media. Penambahan sesi kualifikasi terpisah dikhawatirkan semakin memperberat beban tersebut.

Masih Harus Lewati Ratifikasi Grand Prix Commission

Jika sesi kualifikasi khusus sprint benar-benar dimasukkan ke dalam regulasi MotoGP, proposal tersebut masih harus melalui proses ratifikasi resmi oleh Grand Prix Commission. Artinya, belum ada jaminan format itu akan diterapkan.

Sebagai contoh, awal tahun ini MotoGP sempat dikabarkan akan menerapkan aturan satu motor mulai musim depan. Usulan tersebut akhirnya batal dan tidak jadi diberlakukan.

Pembalap Belum Tentu Diajak Diskusi

Belum jelas seberapa jauh para pembalap sudah diajak berdiskusi soal proposal ini. Hal itu cukup penting mengingat pengalaman GP Austria 2022, ketika para pembalap justru tahu dari media bahwa MotoGP sudah menyetujui penerapan sprint race.

Saat itu, para pembalap tidak mengetahui keputusan tersebut secara langsung sebelum informasi mengenai rencana sprint race diberitakan kepada publik. Jika proposal kualifikasi sprint untuk 2027 ini benar-benar dilanjutkan, masih harus dilihat bagaimana proses konsultasi dengan para pembalap dan apakah aturan tersebut akhirnya mendapat persetujuan resmi.