LINKARFAKTA.COM — Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan ke Arab Saudi menyusul meningkatnya risiko keamanan di kawasan Timur Tengah. Fasilitas militer AS, bandara, lokasi diplomatik, hingga infrastruktur energi disebut berpotensi terdampak serangan rudal, drone, dan terorisme. Wisatawan yang tengah merencanakan perjalanan ke Arab Saudi diminta mempertimbangkan kembali rencana mereka.

Risiko yang dimaksud bukan hanya serangan langsung. Puing rudal atau drone yang berhasil dicegat pun berpotensi jatuh ke kawasan permukiman. Situasi tersebut menjadi pertimbangan serius bagi siapa pun yang berencana berkunjung ke negara itu dalam waktu dekat.

Lokasi yang Perlu Diwaspadai

Pemerintah AS menyebut beberapa kategori lokasi yang masuk daftar perhatian. Fasilitas militer Amerika, bandara internasional, kawasan diplomatik, serta infrastruktur energi menjadi prioritas kewaspadaan.

Tempat-tempat lain yang berkaitan dengan kepentingan Amerika Serikat juga masuk dalam pantauan. Wisatawan diminta menjauhi area tersebut dan selalu memantau perkembangan keamanan terkini.

Imbauan bagi Wisatawan

Departemen Luar Negeri AS mengimbau warganya untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke Arab Saudi. Imbauan ini bersifat preventif, bukan larangan resmi. Namun, wisatawan dianjurkan memiliki rencana cadangan dan memahami prosedur evakuasi darurat.

Bagi pelancong dari Indonesia, informasi terkini dapat dikonfirmasi melalui Kedutaan Besar RI di Riyadh atau konsulat terdekat. Pastikan juga asuransi perjalanan mencakup kondisi darurat keamanan.

Agenda Akhir Pekan di Jakarta: Pameran 63 Wajah Orang Asing

Akhir pekan di Jakarta tidak selalu identik dengan cafe hopping atau berkeliling pusat perbelanjaan. ArtSphere Gallery di Dharmawangsa Square, Jakarta Selatan, menawarkan pengalaman berbeda lewat pameran tunggal perdana Rajata Hakim bertajuk "Terlihat / Terasa."

Sebanyak 63 potret orang asing memenuhi ruang galeri hingga 27 September 2026. Rajata, seniman multidisipliner muda Indonesia, mengajak pengunjung mempertanyakan seberapa jauh wajah bisa menceritakan seseorang.

"Saya ingin melihat apa yang terjadi ketika orang merasa sudah mengetahui seseorang hanya karena mereka bisa melihatnya, padahal wajah hanya memberi sebagian kecil informasi tentang manusia yang ada di baliknya," kata Rajata.

Indonesia Masuk Daftar Destinasi Liburan Mendadak Terbaik Dunia 2026

Indonesia menempati posisi keenam dari 10 negara dengan proporsi pemesanan akomodasi mendadak tertinggi di dunia. Temuan ini berasal dari penelitian Sirvoy, perusahaan penyedia sistem manajemen akomodasi.

Sebanyak 55,8 persen reservasi akomodasi di Indonesia dilakukan maksimal tujuh hari sebelum kedatangan wisatawan. Data tersebut mencakup berbagai jenis properti, mulai dari hotel independen, penginapan, bed and breakfast, hostel, hingga tempat tinggal sewaan untuk liburan.

Angka itu menunjukkan cukup banyak pelancong memilih menentukan tempat menginap menjelang perjalanan, bukan menyiapkan seluruh rencana jauh-jauh hari. Bagi traveler yang terbiasa spontan, Indonesia termasuk destinasi yang ramah untuk keputusan mendadak.