LINKARFAKTA.COMParagraf pembuka: PT PLN (Persero) menambah satu layanan digital baru di aplikasi PLN Mobile. Fitur bernama AntreEV ini menyasar pengguna kendaraan listrik yang kerap kesulitan memperkirakan berapa lama harus menunggu di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Langkah ini menjadi bagian dari strategi PLN memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional, seiring pertumbuhan jumlah mobil dan motor listrik di Indonesia.

Cara Kerja Fitur AntreEV

AntreEV memungkinkan pelanggan melihat kondisi antrean di sebuah SPKLU jauh sebelum kendaraan tiba di lokasi. Lewat aplikasi PLN Mobile, pengguna bisa membandingkan beberapa SPKLU sekaligus dan memilih mana yang paling lengang.

Setelah tiba di SPKLU yang dipilih, pelanggan memindai QR Code di mesin pengisian untuk mengambil nomor antrean. Nomor tersebut lalu dipantau langsung dari aplikasi, lengkap dengan estimasi waktu tunggu hingga giliran tiba.

Saat nomor antrean dipanggil, pelanggan menerima notifikasi dan wajib melakukan konfirmasi maksimal dalam dua menit. Jika lewat batas waktu itu, antrean otomatis dibatalkan. Konfirmasi yang dilakukan tepat waktu membuka akses pengisian daya.

Langkah Penggunaan

Alasan PLN Menambah Layanan Digital

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menyebut pertumbuhan pengguna kendaraan listrik menuntut layanan SPKLU yang lebih mudah dan praktis. Menurut dia, PLN tidak hanya menambah infrastruktur, tetapi juga menyiapkan layanan digital yang memberi kepastian bagi pelanggan.

"Seiring bertambahnya pengguna kendaraan listrik, kebutuhan terhadap layanan SPKLU yang mudah dan praktis juga semakin besar. Karena itu, PLN tidak hanya menambah infrastruktur, tetapi juga menghadirkan layanan digital yang membantu pelanggan mendapatkan kepastian saat akan mengisi daya," kata Gregorius dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Fitur ini menyasar persoalan klasik pengisian daya di luar rumah: pengendara tidak tahu apakah SPKLU tujuan sedang penuh atau kosong. Tanpa informasi itu, pengendara berisiko menunggu lama atau berpindah ke stasiun lain yang jaraknya lebih jauh.

Imbauan Ketertiban di SPKLU

PLN meminta pengguna kendaraan listrik mengikuti antrean sesuai urutan sistem, memarkir kendaraan dengan rapi, dan memanfaatkan fasilitas secara bijak. Pengguna juga diimbau segera memindahkan kendaraan begitu proses pengisian daya selesai, agar slot tidak kosong tanpa manfaat.

"Kami mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga ketertiban di SPKLU. Dengan begitu, fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan setiap pengguna bisa mendapatkan pengalaman pengisian daya yang nyaman," ujar Gregorius.

Penutup: Kehadiran AntreEV melengkapi penambahan unit SPKLU yang terus dilakukan PLN di berbagai ruas jalan dan pusat keramaian. Bagi pengguna mobil listrik, fitur ini menjawab kebutuhan praktis yang selama ini jarang tersedia di jaringan pengisian daya dalam negeri: informasi antrean yang bisa dicek dari layar ponsel sebelum berangkat.