NABIRE — Kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Provinsi Papua Tengah, luluh lantak setelah dilanda kebakaran besar yang menewaskan belasan penghuni ruko dan merusak puluhan tempat tinggal.

Kasubbid Penmas Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J Manurung di Nabire menyampaikan bahwa insiden kebakaran maut itu terjadi sekitar pukul 00.25 WIT. Api yang muncul tiba-tiba dengan cepat membesar lalu merembet ke bangunan lain di sekitarnya karena kondisi rumah kios yang berdiri sangat rapat.

Sebanyak 11 Korban Dievakuasi ke RSUD Paniai

Tragedi ini merenggut 11 nyawa yang terjebak di dalam bangunan saat kobaran api membakar kawasan tersebut. Korban terdiri atas lima orang dewasa serta enam anak-anak.

Berdasarkan data kepolisian, lima korban dewasa yang meninggal dunia teridentifikasi berinisial Na (70), Wa (36), Ha (30), RF (28), dan He (30). Sementara itu, enam korban anak-anak meliputi As (9), Ab (6), Ad (5), Ar (9), Ic (6), serta seorang balita berinisial AY (2).

Seluruh jenazah korban langsung dievakuasi petugas menuju RSUD Paniai untuk proses penanganan medis lebih lanjut.

Api Berhasil Dipadamkan Menjelang Subuh

Untuk menembus amukan api yang menghanguskan sekitar 40 bangunan, aparat kepolisian mengerahkan bantuan armada taktis ke lokasi kejadian.

Satu unit kendaraan taktis rantis penyemprot air dikerahkan langsung ke titik api guna mempercepat pemadaman bersama masyarakat. Amukan si jago merah akhirnya berhasil dikendalikan aparat sekitar pukul 03.30 WIT.

“Kebakaran di kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, mengakibatkan puluhan rumah terbakar dan 11 orang meninggal dunia,” kata Kompol Henry J Manurung.

Penyelidikan intensif di area puing-puing bangunan pasar kini terus dilakukan jajaran kepolisian untuk memastikan pemicu awal dari kebakaran maut tersebut.