LINKARFAKTA.COM — Rekor tak terkalahkan Atletico Madrid di LaLiga EA Sports akhirnya runtuh usai dihajar Athletic Bilbao tiga gol tanpa balas. Kekalahan perdana skuad asuhan Diego Simeone musim ini terjadi di hadapan 48.425 pendukung tuan rumah yang memadati Estadio San Mames.

Kekalahan telak 0-3 di markas Bilbao pada Sabtu (5/9/2026) menyudahi laju impresif Atletico Madrid pada pekan keempat kompetisi kasta tertinggi Spanyol. Sebelum bertandang ke San Mames, Los Colchoneros mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Bagi Athletic Bilbao, hasil ini memperpanjang catatan positif mereka. Skuad racikan pelatih anyar Edin Terzic tersebut sukses mengamankan kemenangan kedua secara berturut-turut di liga musim ini.

Dua Menit Kelam Hancurkan Konsentrasi Los Rojiblancos

Babak pertama sejatinya berjalan alot di tengah kondisi cuaca yang sulit. Atletico Madrid sempat mengancam lewat Lee Kang-in yang tembakannya membentur tiang gawang, sementara peluang tuan rumah melalui sepakan Oihan Sancet melenceng tipis.

Malaikat maut bagi pertahanan Atletico justru tiba kilat saat turun minum usai. Babak kedua baru bergulir 30 detik, Nico Williams menyundul masuk umpan silang akurat dari kakaknya, Inaki Williams, untuk memecah kebuntuan pada menit ke-46.

Dua menit berselang, tepatnya di menit ke-48, Robert Navarro menggandakan keunggulan Bilbao. Berawal dari skema serangan balik, Inaki Williams kembali mengirimkan umpan terobosan matang yang dituntaskan Navarro menjadi gol.

Gelandang Atletico Madrid, Pablo Barrios, menyoroti runtuhnya fokus tim di momen krusial tersebut.

"Dua gol mereka dalam sekejap mata sangat merugikan," ujar Barrios seusai laga.

Upaya Pergantian Simeone Mentok di Tangan Simon

Tertinggal dua gol cepat membuat pelatih Atletico Diego Simeone merespons dengan merombak strategi. Pada menit ke-59, tiga pemain langsung dimasukkan sekaligus: Koke, Cristian Romero, dan penyerang Julian Alvarez.

Masuknya Alvarez sempat memberi asa ketika ia memperoleh peluang emas di depan gawang. Namun, kiper Bilbao Unai Simon tampil tangguh dan menggagalkan tembakan tersebut melalui aksi penyelamatan gemilang.

Pelatih Athletic Edin Terzic juga aktif menjaga intensitas dengan menyegarkan pemain pada menit ke-46, 60, 66, dan 76. Rotasi itu terbukti jitu meredam gelombang tekanan Atletico sepanjang sisa laga.

Pesta Tuan Rumah Ditutup Gol Sundulan Menit Akhir

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Atletico justru bobol untuk ketiga kalinya. Tepat pada menit ke-90, Oihan Sancet menanduk masuk bola silang kiriman Gerenabarrena untuk mengunci kemenangan meyakinkan 3-0.

Simeone secara terbuka mengkritik penurunan disiplin anak asuhnya pada awal interval kedua.

"Dua menit kurang perhatian dan pengambilan keputusan buruk," tutur Simeone.

Di seberang lapangan, Edin Terzic tidak bisa menyembunyikan kepuasannya melihat performa klinis anak asuhnya sepanjang 90 menit.

"Hari ini senang dan akan sangat puas saat tidur malam ini," pungkas Terzic.