Srikandi Merdeka Cup: Garuda Pertiwi Hajar Yordania 3-0, Final Lawan Thailand

Garuda Pertiwi merayakan kemenangan 3-0 atas Yordania pada semifinal Srikandi Merdeka Cup di Jawa Timur.
Penulis: Rendra
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:06:01 WIB

JAWA TIMUR — Kesempurnaan Garuda Pertiwi di ajang Srikandi Merdeka Cup berlanjut. Tiga gol kemenangan atas Yordania masing-masing dicetak oleh Kesya Arabela Manisya Nian, Jazlyn Kayla Firyal, dan Fadilla. Hasil ini memastikan mereka bertemu Thailand di partai puncak, Minggu (23/8/2026) malam WIB.

Sepanjang turnamen, pasukan muda ini sudah mengemas 14 gol tanpa sekalipun kebobolan. Catatan impresif itu menjadi modal berharga menghadapi tim asal Asia Tenggara yang notabene menjadi salah satu lawan terkuat di grup regional.

Catatan Sempurna: 14 Gol, Nol Kebobolan

Konsistensi lini pertahanan menjadi kunci utama perjalanan Garuda Pertiwi ke final. Gelandang Shifana Rizka Nadhifa menegaskan bahwa kedisiplinan bertahan dan transisi menyerang yang eksplosif adalah hasil dari latihan intensif selama training center.

"Pastinya kami semua sangat senang dengan kemenangan hari ini. Ini adalah hasil kerja keras kami selama training center dan ganjarannya kayak tercapai gitu, kami bisa masuk final," kata Shifana.

Ujian Sesungguhnya: Thailand di Partai Puncak

Pelatih Kepala Timo Scheunemann menyebut laga final melawan Thailand bukan sekadar perebutan gelar. Ia menilai duel ini adalah kesempatan emas untuk mengukur kualitas pemainnya melawan tim yang kerap menjadi langganan juara di level Asia Tenggara.

"Tim kuat yang ada di sekitar kita (wilayah Asia Tenggara) kan Thailand, Vietnam, sama Australia. Jadi kalau kami bisa main lawan Thailand, itu sebuah pengalaman yang luar biasa dan itu yang kami cari," ungkap Timo.

Thailand sendiri melaju ke final setelah menghancurkan Malaysia dengan skor 5-1. Artinya, laga nanti akan mempertemukan dua tim dengan produktivitas gol tertinggi di turnamen ini.

Filosofi Jangka Panjang: Piala Adalah Bonus

Meski berpeluang membawa pulang trofi, Timo Scheunemann menegaskan bahwa target utamanya bukanlah sekadar juara. Ia lebih fokus pada pengembangan individu para pemain mudanya sebagai investasi jangka panjang untuk sepak bola putri Indonesia.

"Saya selalu mau mencetak pemain, karena mencetak pemain tuh jangka panjang. Kalau sampai kita juara, pialanya itu bonus. Piala saya sesungguhnya itu semua pemain-pemain saya," sambungnya.

Final Srikandi Merdeka Cup antara Garuda Pertiwi dan Thailand akan menjadi panggung pembuktian apakah filosofi jangka panjang tersebut mampu bersaing dengan kekuatan mapan Asia Tenggara. Seluruh mata kini tertuju ke Kudus untuk menyaksikan sejarah baru sepak bola putri Indonesia.

Reporter: Rendra